RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : Madrasah Tsanawiyah Negri 2 Palopat
Mata
Pelajaran : AQIDAH AKHLAK
Sub
Bahan
: Rasul-rasul Ulul Azmi
Kelas/Semester
: VIII/ Genap
Tahun Pelajaran
: 2018/2019
Alokasi
Waktu : 2 x
30 menit
Pertemuan
ke : 5
A.
Kompetensi Inti
K.I Memahami dan meneladani kisah Rasul ulul ‘Azmi.
K2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, tanggungjawab, peduli
gotong royong
kerjasama, toleran
damain santun, proaktif
K3. Memahami, menerapkan, menganalisis, pengetahuan faktual ,
procedural
berdasarkan rasa ingin tahu tentang ilmu pengetahuan teknologi seni
budaya
K4. Mengelola Menalar, dan menyaji dalam rada, ranah, kongkret ranah
abstrak terkait
dengan pengembangan diri yang dipelajari di
sekolah.
B. Kompetensi Dasar
1.5 Menghayati keutamaan dan keteguhan nabi-nabi ulul azmi
2.5 Memahami pengertian Rasul ulul ‘Azmi dan mengetahui
Rasul-rasul Ulul ‘Azmi
3.5 Menceritakan kisah keteguhan nabi-nabi ulul azmi.
4. 5 Menganalisis kisah keteguhan nabi-nabi ulul azmi.
C. Indikator Pemelajaran
Setelah materi ini
disajikan, maka siswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan
Keutamaan dan Keteguhan Nabi-Nabi Ulul Azmi.
2. Meneladani Keutamaan dan Keteguhan Nabi-Nabi Ulul Azmi.
3. MEnganalisis Kisah keteguhan Nabi-nabi ulul azmi.
4.
Menyebutkan
nama-nama Rasul yang memperoleh julukan ulul Azmi.
D.
Materi Pelajaran (Terlampir)
1. Pengertian ulul Azmi.
2. Rasul-rasul ulul Azmi.
E.
Metode dan Strategi Pembelajaran
Metode ceramah, tanya jawab, Sosio drama dan strategi Peraga peran
F.
Kegiatan Belajar Mengajar
|
No |
Kegiatan |
Metode |
Waktu |
|
1 |
Pembukaan a.
Salam b. Berdoa bersama c.
Absensi d. Menuliskan tema yang akan
dipelajari e.
Guru menyampaikan sekilas materi
yang akan dipelajari f.
Guru Memotifasi siswa g. Free Test (lisan) h. Guru memberikan penjelasan dan
mengulas secara singkat jawaban yang diberikan siswa |
1.
Ceramah 2.
Tanya jawab |
3
Menit |
|
2 |
Kegiatan
Inti a. Menjelaskan materi. b.
Memberi kesempatan bertanya kepada siswa dan memberikan jawaban atas
pertanyaan tersebut c.
Membagi siswa menjadi 2 kelompok d. Memerintahkan masing-maing kelompok untuk mendramakan
salah satu kisah teladan Rasul Ulul Azmi e. Menanyakan apa makna kisah tersebut |
Ceramah
dan |
10
Menit |
|
3 |
Penutup a.
Guru bersama-sama siswa membuat
kesimpulan materi yang telah dipelajari serta menekankan pentingnya
pendalaman materi. b.
Salam |
1.
Ceramah |
2
Menit |
G. Alat dan Sumber Belajar
1. Bahan rujukan
a. LKS Risalah, Aqidah Akhlak kelas 8, (Surakarta: CV. Alfadinar), h.
26-28
2. Alat Peraga/ Media
a. Laptop dan LCD
H.
Evaluasi (Terlampir)
1. Free Test
2. Teka-Teki silang
Padangsidimpuan, 31 Maret 2010
Mengetahui
Praktikum
Suvervisor
Muhammad
Jadin Nst, S.Pd. Imam
Jiltami
LAMPIRAN 1620100178
Rasul Ulul Azmi adalah rasul pilihan
yang memiliki keteguhan hati dan ketabahan yang luar biasa, kesabaran dalam
berbagai cobaan serta keuletan dalam berjuang melaksanakan dakwah
ditengah-tengah kaumnya yang menentang keras dakwahnya.
Adapun Rasul-rasul Ulul Azmi
tersebut adalah sebagai berikut:
1. Nabi Nuh as.
Nabi Nuh as adalah Nabi dan Rasul
yang pertama kali membawa syariat (hukum-hukum agama). Beliau adalah manusia
yang paling panjang umurnya melebihi usia manusia pada umumnya. Seperti yang di
sebutkan dalam surat Al-Ankabut ayat 14 bahwa usia beliau mencapai 950 tahun.
Akan tetapi dalam dakwahnya, sangat sedikit sekali orang yang mengikuti
seruannya. Sebagian besar menolak, bahkan mengejek dan menghinanya. Bahkan
anaknya sendiri membngkang dan akhirnya tenggelamdalam gelombang banjir yang
dahsyat. Beliau menyaksikan kejadian itu dengan tabah.
Nabi Ibrahim disebut juga sebagai
bapak para Nabi karena banyak keturunan beliau yang di angkat Allah SWT sebagai
Nabi dan Rasul. Nabi Ibrahim hidup di tengah-tengah kemusyrikan. Dalam
dakwahnya menyeru pada jalan kebenaran beliau menghadapi rintangan yang berat.
Hampir semua menolaknya, termasuk ayahnya sendiri yang bernam Azar, ia adalah
tokoh penyembeh berhala yang dibuatnya sendiri. Nabi Ibrahim as sangat gigih
berjuang menegakkan tauhid walaupun beliau sampai dibakar oleh raja Namrud,
namun Allah menyelamatkannya. Kemudian Nabi Ibrahim diperintahkan Allah
menunjukkan kebesaran-Nya dengan mengganti Ismail putranya dengan domba, dan
domba itulah yang dikorbankan.
3. Nabi Musa as
Nabi Musa as adalah Nabi yang di
utus Allah menyelamatkan kaum bani israil dari penguasa zalim yakni fir’aun
yang mengakui dirinya sebagai Tuhan. Akan tetapi sejak bayi hingga remaja
beliau diasuh oleh istri fir’aun yang yakhirnya menjadi musuh beliau. Setelah
menerima wahyunya dibukit tursina, beliau langsung melaksanakan dakwahnya kepada
fir’aun, tetapi fir’aun menolak seruannya dan menantang untuk adu sihir. Nabi
Musa menang dan banyak ahli sihir yang beriman. Firaun mempersiapkan tentaranya
untk menangkap Nabi Musa. Setelah sampai kelaut merah, Allah menyuruh Nabi Musa
untuk memukul tongkatnya kelaut dan air laut terbelah menjadi dua. Nabi Musa
melewati celah-celah air laut tersebut dan fir’aun pun mengikutinya. Setelah
Nabi Musa sampai, beliau memukulkan tongkatnya kelaut, air laut pun kembali
menyatu. Fir’aun dan bala-tentaranya tenggelam dilaut merah.
4. Nabi Isa as
Nabi Isa as diutus Allah SWT untuk
kaum bani israil. Beliau lahir tanpa ada perantara seorang bapak sebagaimana
manusia pada umumnya, sehingga hal itu menjadi bahan fitnah bagi orang-orang
kafir. Beliau dilahirkan oleh Maryam bin Imran, seorang wanita salehah. Nabi
Isa diasuh oleh pamannya yaitu Nabi Zakaria as. Salah satu mu’jizat Nabi Isa as
adalah dapat membuat burung dari tanah dan dapat hidup. Dakwah Nabi Isa as
mendapat tantangan berat dari kaum bani Israil dimana mereka bermaksud membunuh
beliau. Setiapkali tantangan dtang, selalu ia hadapi dengan tabah. Dengan izin
Allah SWT beliau selamat dari kejaran musuh.
Nabi Muhammad SAW adalah Rasul
terakhir yang diangkat oleh Allah SWT sehingga disebut khatamul Anbiya’ atau
penutup rasul. Ayahnya wafat saat beliau berusia 6 tahun. Masyarakat kafir
quraish sangat membenci rasulullah karena agama yang beliau siarkan tidak
sesuai dengan agama nenek moyang mereka yakni memuja berhala, sedang rasulullah
menyeru untukmenyembah Allah. akan tetapi atas kebijaksanaan beliau saat
meletakkan hajar Aswad maka beliau diberi gelar Al-Amin ataudapat dipercaya.
Bahkan budi peketi Rasulullah yang luhur sudah diakui orang-orang kafir sejak ia
usia anak-anak.
EVALUASI
a.
Sebutkan 4
sifat Rasul!
Jawab :
a.
Siddiq,
Amanah, Tabliqh dan Fathanah..
|
TUGAS TERSTRUKTUR |
SUVERVISOR Muhammad
Jadin Nst, S.Pd. |
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar