RPP MATEMATIKA SMA KURIKULUM 2013
CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan
Pendidikan :
SMA
Kelas/Semester :
X/2
Mata Pelajaran :
Matematika-Wajib
Topik `
: Trigonometri
Waktu :
2 × 45 menit
A. Kompetensi Inti SMA kelas X:
1.
Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya
2.
Mengembangkan perilaku (jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong,
kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3.
Memahami,menerapkan,
menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4.
Mengolah, menalar, menyaji, dan
mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan. Image
B. Kompetensi Dasar
2.1
Menunjukkan sikap senang, percaya diri, motivasi internal, sikap kritis,
bekerjasama, jujur dan percaya diri dalam menyelesaikan berbagai permasalahan
nyata.
2.2
Memiliki sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan
kreatif
3.17.
Memahami dan menentukan hubungan perbandingan Trigonometri dari sudut di setiap
kuadran, memilih dan menerapkan dalam penyelesaian masalah nyata dan matematika
4.7 Memanfaatkan informasi dari suatu permasalahan nyata, membuat model berupa
fungsi dan persamaan Trigonometri serta menggunakannya dalam menyelesaikan
masalah.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1.
Terlibat aktif dalam
pembelajaran trigonometri.
2.
Bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
3.
Toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
4.
Menjelaskan kembali pengertian
fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku dengan menggunakan istilah absis,
ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat.
5.
Menyatakan kembali hubungan
nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan perbandingan
trigonometri di kuadran I.
6.
Terampil menerapkan
konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan
dengan nilai fungsi di berbagai kuadran.
D. Tujuan Pembelajaran
1.
Dengan kegiatan diskusi dan
pembelajaran kelompok dalam pembelajaran trigonometri inii diharapkan siswa
terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan bertanggungjawab dalam
menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta
dapat
Menjelaskan kembali pengertian fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku
dengan menggunakan istilah absis, ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat
kartesius secara tepat, sistematis, dan menggunakan simbol yang benar.
2.
Menyatakan kembali hubungan
nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan perbandingan
trigonometri di kuadran I secara tepat dan kreatif.
E. Materi
1.
Mengingat kembali mengenai
perbandingan trigonometri, fungsi trigonometri, besar sudut (tumpul dan
refleks), dan koordinat kartesian. Dengan domain {q : 0o<q< 90o
2.
Perluasan definisi fungsi
trigonometri dari perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku menjadi
perbandingan absis, ordinat dan jari-jari. Beberapa pertanyaan penggugah:
•
Apakah perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, dapat mendefinisikan
fungsi trigonometri untuk sudut 90o?
•
Apakah perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, juga dapat
mendefinisikan fungsi trigonometri untuk sudut di atas 90o, misalnya kosinus
dari 120o?
•
Dapatkah kita memperluas definisi fungsi trigonometri menggunakan cara lain
(yang tidak bertentangan dengan definisi perbandingan trigonomeri pada segitiga
siku-siku)? Jika titik sudut ditempatkan pada titik pusat sumbu koordinat
kartesian dan salah satu kaki sudut berimpit dengan sumbu x positif, serta
daerah interior sudut terletak pada kuadran I maka posisi yang demikian disebut
posisi standar (baku) sudut tsb. Pada posisi standar maka perbandingan
sisi-sisi pada segitiga siku-siku dapat diganti menjadi perbandingan absis,
ordinat dan jari-jari. panjang sisi di depan sudut diganti menjadi ordinat
panjang sisi di samping sudut diganti menjadi absis hipotenusa segitiga
siku-siku diganti menjadi jari-jari…. Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2014/07/rpp-matematika-sma-kurikulum-2013.html
Copyright http://www.m-edukasi.web.id
Media Pendidikan Indonesia
Jadi, sin q = ordinat / jari-jari cos q = absis / jari-jari tan q = ordinat /
absis …. Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2014/07/rpp-matematika-sma-kurikulum-2013.html
F. Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan pembelajaran adalah pendekatan saintifik (scientific).
Pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi yang
berbasis masalah (problem-based learning). G. Kegiatan Pembelajaran …. Baca
Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2014/07/rpp-matematika-sma-kurikulum-2013.html
Pendahuluan…. 10
1.
Guru memberikan gambaran
tentang pentingnya memahami Trigonometri dan memberikan gambaran tentang
aplikasi Trigonometri dalam kehidupan sehari-hari. 2. Sebagai apersepsi untuk
mendorong rasa ingin tahu dan berpikir kritis, siswa diajak memecahkan masalah
mengenai bagaimana mendapatkan nilai sinus sudut 90o dan nilai sinus sudut di
atas 90o, misalnya 120o. (tidak terpecahkan bila menggunakan definisi
menggunakan sisi-sisi pada segitiga siku-siku). 3. Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai yaitu memperluas definisi fungsi trigonometri
agar nilai fungsi trigonometri dapat diperoleh untuk besar sudut 0o, 90o, sudut
tumpul dan sudut refleks. ….
Inti 70’
1.
Guru bertanya tentang bagaimana
mengaitkan sisi-sisi pada segitiga siku-siku dengan koordinat pada sumbu
koordinat kartesius.
2.
Bila siswa belum mampu
menjawabnya, guru memberi scaffolding dengan mengingatkan siswa dengan sudut
sebagai besar putaran.
3.
Dengan tanya jawab, disimpulkan
bahwa pada kuadran I, istilah panjang sisi di depan sudut dapat diganti
ordinat, panjang sisi di samping sudut diganti absis, dan hipotenusa diganti
jari-jari.
4.
Dengan tanya jawab, siswa
diyakinkan bahwa definisi menggunakan absis, ordinat, dan jari-jari ini lebih
luas dari pada definisi menggunakan sisi-sisi segitiga siku-siku.
5.
Selanjutnya, guru membuka
cakrawala penerapan definisi fungsi yang diperluas itu untuk sudut yang sama
atau lebih besar dari 90o, yaitu bila salah satu kaki sudut di kuadran II, III,
atau IV. Dengan bantuan presentasi komputer, guru mengingatkan pengertian sudut
di kuadran II, sudut di kuadran II, dan sudut di kuadran IV.
6.
Guru membagi siswa ke dalam
beberapa kelompok dengan tiap kelompok terdiri atas 4 siswa.
7.
Tiap kelompok mendapat tugas
untuk mendefinisikan fungsi-fungsi trigonometri untuk sudut di kuadran II atau
III atau IV atau sudut negatif, serta menentukan hubungannya dengan fungsi
trigonometri sudut di kuadran I. Tugas diselesaikan berdasarkan worksheet atau
lembar kerja yang dibagikan.
8.
Selama siswa bekerja di dalam
kelompok, guru memperhatikan dan mendorong semua siswa untuk terlibat diskusi,
dan mengarahkan bila ada kelompok yang melenceng jauh pekerjaannya.
9.
Salah satu kelompok diskusi
(tidak harus yang terbaik) diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke
depan kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan menyempurnakan apa yang
dipresentasikan.
10. Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok
11. Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada kesimpulan
mengenai fungsi trigonometri di berbagai kuadran dan hubungannya dengan fungsi
trigonometri di kuadran I, berdasarkan hasil reviu terhadap presentasi salah
satu kelompok.
12. Guru memberikan dua (2) soal yang terkait dengan nilai fungsi
trigonometri di kuadran II, III, atau IV. Dengan tanya jawab, siswa dan guru
menyelesaikan kedua soal yang telah diberikan dengan menggunakan strategi yang
tepat.
13. Guru memberikan lima (5) soal untuk dikerjakan tiap siswa, dan
dikumpulkan. 70 menit
Penutup
1.
Siswa diminta menyimpulkan
tentang bagaimana menentukan nilai fungsi trigonometri sudut di berbagai
kuadran.
2.
Dengan bantuan presentasi
komputer, guru menayangkan apa yang telah dipelajari dan disimpulkan mengenai
nilai fungsi trigonometri untuk sudut di berbagai kuadran. 3. Guru memberikan
tugas PR beberapa soal mengenai penerapan nilai fungsi di berbagai kuadran.
3.
Guru mengakhiri kegiatan
belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar.
Penutup 10’
1.
Siswa diminta menyimpulkan
tentang bagaimana menentukan nilai fungsi trigonometri sudut di berbagai
kuadran.
2.
Dengan bantuan presentasi
komputer, guru menayangkan apa yang telah dipelajari dan disimpulkan mengenai
nilai fungsi trigonometri untuk sudut di berbagai kuadran.
3.
Guru memberikan tugas PR
beberapa soal mengenai penerapan nilai fungsi di berbagai kuadran.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar
H. Alat/Media/Sumber Pembelajaran
1.
Penggaris, busur, jangkaWorksheet
atau lembar kerja (siswa)
2.
Bahan tayang
3.
Lembar penilaian
4.
Video tentang lebah
I. Penilaian Hasil Belajar
1.
Teknik Penilaian: pengamatan,
tes tertulis
2.
Prosedur Penilaian:
Aspek yang dinilai
Sikap
Teknik :pengamatan
Waktu : selama pembelajaran berlangsung
a.
Terlibat aktif dalam
pembelajaran trigonometri.
b.
Bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
c.
Toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif
Pengetahuan
Teknik : pengamatan dan tes
Waktu : penyelesaian tugas dan kelompok
a.
Menjelaskan kembali pengertian
fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku dengan menggunakan istilah absis,
ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat kartesius secara tepat, sistematis,
dan menggunakan simbol yang benar.
b.
Menyatakan kembali hubungan
nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan perbandingan
trigonometri di kuadran I secara tepat dan kreatif
Keterampilan
Teknik : pengamatan
Waktu :Penyelesaian tugas (baik individu maupun kelompok) dan saat
diskusi ….
a.
Terampil menerapkan
konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan
dengan nilai fungsi di berbagai kuadrana
J. Instrumen Penilaian Hasil belajar
Tes tertulis
1.
Gambarlah pada sebuah sumbu
koordinat kartesian sebuah sudut pada kuadran III, lalu nyatakan pengertian
fungsi secan untuk sudut tersebut!
2.
Tentukanlah nilai dari sin 150o
secara eksak (tidak menggunakan desimal) menggunakan sifat relasi sudut pada
fungsi trigonometri!
3.
Dengan menuliskan
langkah-langkah yang jelas, hitunglah nilai dari ….
4.
Setelah melalui studi yang
mendalam, gelombang suara dari seekor ikan Paus akhirnya dapat digambarkan
dengan suatu pendekatan menggunakan fungsi trigonometri sebagai berikut I(t) =
2,7.tan (2t) + cos t dengan t dalam derajat. Berapa tinggi gelombang suara Paus
tsb untuk t = 120o?
5.
Pada sebuah permainan, Ari
ditempatkan tepat di tengah-tengah sebuah gang yang bertembok tepat di tepi
kiri dan kanannya. Mula-mula Ari menghadap searah dengan arah jalan, kemudian
Ari diputar oleh temannya searah dengan arah perputaran jarum jam sebesar 660o.
Jika lebar gang adalah 4 meter, berapa jarak yang ditempuh Ari jika kemudian ia
berjalan lurus hingga menyentuh tembok gang?
Catatan: Penyekoran bersifat holistik dan komprehensif, tidak saja
memberi skor untuk jawaban akhir, tetapi juga proses pemecahan yang terutama
meliputi pemahaman, komunikasi matematis (ketepatan penggunaan simbol dan
istilah), penalaran (logis), serta ketepatan strategi memecahkan masalah. ….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar